Pingin Nulis …..

Nggak tau nih kenapa akhir-akhir ini aku begitu stagnan dalam berpikir. Sama sekali nggak bisa berusaha untuk membuat suatu postingan yang baik dan benar. Padahal kalo mau jujur, begitu lihat banyaknya temen dan sodara yang berposting ria dengan tema yang asik dan menarik itu ingin rasanya untuk melakukan hal yang sama. Ingin membuahkan karya yang baik dan bermanfaat. Tapi, apa mau dikata, otak seakan berubah seperti hardisk yang nggak mau muter lagi. Ujungnya jadi ngakak deh liat temen yang pada dateng ke sini tapi nggak dapet apa-apa pening sendiri deh mikirin dirinya, nggak mikirin postingan lagi. 😦

 Anyone can give me helps ?

 GGRhh………

Sengsara deh, maunya nulis banyak tapi kok nggak bisa kayak gini ya 😦 Apa jiwa blogger di diri ini sudah mati tertidur atau hanya pingsan saja ya 😕 Kasih semangat dunk.

*Lihat kebawah*  Ada yang aneh ? kok ada tags segala ya, gimana nih makeknya?  Coba kasih tag nggak mutu ahh……

Iklan

Three Cool k2 Headers

Saya nggak tau bagaimana saya begitu tertarik untuk menulis ini. Tapi apa mau dikata blog ini khan hanya sebagai tempat saya untuk berbagi apa saja boleh muncul di sini. Sekarang saya akan menulis sedikit hal yang cukup mengandung kenarsisan. Harap maklum ya, sejak kemaren saya sibuk mainin Photoshop buat kutak-katik bikin header buat blog ini. Awalnya saya juga bingung, mau bikin yang bagaimana.

Setelah sedikit berpikir akhirnya saya merasa sedikit dan melihat beberapa image yang saya dari mbah Google yang saya rasa cukup indah, akhirnya inspirasi untuk membuat header tersebut muncul juga. Ketika melihat image-image tersebut Saya jadi teringat dengan header milik Mas DeKing, sama cak moki yang saya rasa cukup keren. Akhir kata dengan berbekal hal yang sama dengan mengandalkan image yang saya pasang dalam header tersebut saya memulai kutak katik dengan tuh Photoshop. Awalnya saya membuat dua goresan pada bagian bawah dan atasnya dengan dibumbui gradien overlay yang berbeda untuk yang bagian atasannya.

Giliran bagian tengahnya saya sibuk kutak-katik dengan image-image tersebut. Untuk yang kemaren saa sudah berhasil dengan beberapa header dengan iumage berbeda. Tapi saya rasa cuma ada satu saja yang menarik hati saya. Nah, ternyata penyakit suka kutak-katik itu nggak berhenti begitu saja. Hari ini saya juga merasa gerah untuk mencoba hal yang sama. Dan akhirnya saya berhasil membuat dua header lagi yang saya rasa cukup bagus.

Berikut adalah header-header tersebut:

1.Header kemarenk2 header

2. Yang ini adalah yang edisi hari ini :k2 header

k2 header

Lagu Jawa

Teringat dengan kata-kata temen kemaren tentang sebuah lagu jawa ( tepatnya lagu anak-anak jawa atau lagu dolanan ) yang saya sendiri nggak jelas dengan judul lagu itu. Begini deh lagunya

Ei.., dayohe teko,

Ei.., jerengno kloso,

Ei.., klosone bedah,

Ei.., tambalen jadah,

Ei.., jadahe mambu,

Ei.., pakakno asu,

Ei.., asune mati,

Ei.., guwang neg kali,

Ei.., kaline banjir

Dst……………………. (nggak tau lagi sampai mana akhir lagunya )

Yang kalau versi  Bahasa Indonesianya kurang lebih seperti ini :

Ei.., tamunya datang,

Ei.., pasangkan tikar,

Ei.., tikarnya sobek,

Ei.., tambal dengan jadah, ( kue jawa )

Ei.., jadahnya basi,

Ei.., kasihkan saja ke anjing,

Ei.., anjingnya mati,

Ei.., buang saja ke kali,

Ei.., kalinya banjir,

Dst…………………………..

Yang pada akhirnya teman saya itu berkomentar sendiri tentang lagu itu. Kalu lagu itu aneh dan nggak masuk akal ya, dengan bertanya “Lha tamunya tadi dimana dan diapakan ? Kok nggak jelas gitu ya ? Sama seperti bangsa Indonesia.”

Kalo kita mau mencermati, memang benar kali ya pendapat teman saya itu, yang lantas punya kesimpulan kalau memang bangsa ini sejak kecil saja sudah di ajak untuk menjadi orang yang nggak fokus. Terlalu sibuk dengan efek yang timbul dari apa yang ingin kita capai ( mengurus tamu ) bahkan sampai melupakannya. Kita hanya menjadi bangsa yang hangat-hangat tahi ayam, tapi nggak pernah bisa menyelesaikan masalah kita dengan baik, perhatian kita nggak pernah bisa fokus. Wong dari kecil saja kita sudah terbiasa dengan lagu yang seperti itu yang pastinya ikut membentuk pola pikir kita dalam berhadapan dengan segala dilematika kehidupan kita sehari-hari.

Sekian makasih.

Avatar Rusak

Nggak tau kenapa jadi kepingin nulis yang ini. Tapi sebelumnya aku mau nanya dulu nih. Seberapa sering sih temen-temen semua ganti-ganti pasangan (sorry ngantuk) avatar. Apakah ada ya yang tiap bulan ganti avatar. Apa saya ini terlalu sering gonta ganti avatar ya ? Kok tadi waktu iseng mau ganti avatar lagi yang tentu saja nggak ada filosofinya terjadi error.

Error pertama, waktu sudah selesai upload gambar saya yang tadinya mau saya gunakan untuk avatar, khan biasanya tuh ada 3 gambar mulai dari yang kecil hingga bear tuh. Tapi kok yang muncul cuman 2 gambar. Itu pun salah dengan gambar terkecil adalah avatar saya yang terdahulu, yang sedang adalah avatar saya yang kemaren. Tanpa gambar yang ketiga. Sorry yang ini nggak ada skrinsut.

Sedang error kedua, setelah saya kira mungkin cuma ada sedikit kesalahan. Nanti kalu sudah dipakai juga normal lagi, gitu pikir saya. Tapi, setelah dipakai untuk komen di tempatnya kang peyek, ternyata memang avatar saya nggak rubah juga.

Giliran yang ketiga, saya sudah agak kesal dikit nih. Coba upload gambar sak-saknya  seadanya. Tapi waktu selesai upload dan motong gambarnya waktu ada pernyataan avatar selesai justru yang terjadi lebih menggelitik lagi. Ada apa ya ? Adakah yang salah dengan WordPress ? 😦

Is Vaccum Nice ?

Setelah berkata ini itu kalau ngeblog itu beracun dan berbahaya, dan sok tau tentang penangkalnya. Dan bahkan bicara kalau ngeblog itu masuk neraka. Akhir-akhir ini saya merasakan kalau kelihatannya posting-posting itu telah sedikit demi sedikit mempengaruhi diri saya. Saya tak lagi begitu addicted/keracunan dengan ngeblog.

Beberapa waktu lalu, kurang lebih satu setengah bulan lah, saya seperti orang yang sungguh sangat tidak bisa jauh dengan blog. Hari-hari dan pikiran saya selalu tercurah pada blog saya. Kapan saja saya selalu berpikir untuk mengisi blog saya dengan apa yang saat itu saya lihat, hadapi dan alami. Saya selalu berpikir untuk merubah segala hal yang saya hadapi menjadi barisan kata yang bisa anda semua baca. Entah hal itu penting bagi anda atau hanya keluh kesah dan sampah yang hanay menjadi kotoran di pikiran anda semua.

Tapi, hari ini, kini, saat ini, saya sungguh merasakan sesuatu hal yang berbeda. Saya bisa saja tenang dan diam saja menghadapi berbagai macam yang ada di sekitar saya tanpa berpikir untuk menyulapnya kedalam versi online. Sehari tanpa menyentuh internet pun saya bisa sanggup, meski tetap ada keinginan untuk bisa melihat perubahan yang terjadi pada blog saya, stats utamanya. Meski stats bukan sesuatu yang bisa saya makan, tapi bisa saya konsumsi untuk menghibur hati saya di sela hari-hari yang kadang tidak enak untuk dijalani. Bukti ternyata bisa anda lihat dalam jumlah posting yang begitu minim bulan lau, meski memang di awal bulan ada masalah tapi andai saya bersemangat saya yakin bisa mencapai target normal seperti bulan-bulan sebelumnya.

Yup, racun itu telah pergi. 🙂 Tapi, saat ini nampaknya akan ada mimpi buruk yang akan datang menyusulnya. Saya jadi takut kalu mungkin suatu saat ide untuk selalu mengoptimalisasi diri dengan berpikir dan berpendapat lewat blog akan mati begitu saja. Saya takut kalau dengan berkurangnya kadar racun dalam darah ini suatu hari nanti justru membuat saya kesulitan karena menjadi orang yang begitu apatis terhadap apa yang sedang terjadi di sekitar saya. Terhadap penderitaan orang-orang di dekat saya. Atau bahkan tentang keadaan dari ini yang sebenarnya butuh untuk segera diahkiri dengan penyelesaian yang baik. Yang bisa membawa diri ini dalam kebaikan.

Mungkin benar, bahwa jika kita sudah menyakini sesuatu, jika kita sudah memberikan suatu sugesti pada diri kita sendiri, maka kita akan cenderung untuk berlaku sesuai dengan apa yang telah kita yakini itu. Ngeblog itu racun ? Pastinya langsung berusaha untuk menghindarinya agar tidak lebih parah lagi. Tapi efeknya ? Ternyata juga tidak 100% baik, semua perlu suatu proses yang bertahap dan perlahan untuk berubah, terutama untuk menjadi lebih baik. Malas ngeblog apa baik ? Nampaknya juga tidak.

So, semua yang kita lakukan adalah pilihan. Semua pilihan ada konsekwensi, dan setiap konsekwensi akan membuahkan tanggung jawab yang pada akhirnya akan membawa kita pada suatu hasil. Hasil yang bisa kita nikmati atau hasil yang pahit dan getir yang ingin kita buang jauh-jauh saja. Jangan berpikir untuk berhenti.