Dapet, eh dapet !! Dapet Apa ?

Yups, dah dapet apa ? Hehehe, pokoek aku sekarang dah dapet dua lagi. Yang satu memang bisa dibilang jelek, tapi kalo yang satunya aku bisa bilang kalau itu bagus deh. Keren juga gitu loh. Dapet. Yups, kembali ke kata ini. Akhirnya sekarang dah mendapatkan sebuah template hasil belajar dari beberapa hari yang lalu. Lumayan lah buat pengalaman design blog wordpress.

Oke deh langsung ke themes itu ya, akau dah dapet dua themes, yang satu yang jelek dah aku pasang di blog hosting gratisanku [http://learnsimply.co.cc]. Themes yang terkesan masih kasar/raw sangat tidak enak untuk dilihat seh. Meskipun fungsi-fungsinya dah bisa berjalan sebagaimana mestinya. Tapi jeleknya itu ya tetep nggak bisa dibiarkan begitu saja. Wajah blog khan juga menggambarkan yang punya blog.

Giliran yang kedua, masih aku sembunyiin, belum aku pakai dimana-mana, cantik euy, meskipun sebenarnya ada sedikit bug yang tak dapat aku temukan hingga saat ini. Tapi sudah bisa aku ‘sembunyikan’ tanpa diatasi 😀 . Keren deh tuh themes. Langsung aja berikut adalah screensut dari themes itu.

my blog design screenshot

Untuk sementara tuh design masih ngendon di localhost saya. Mungkin nggak akan saya publikasikan hingga blog saya yang berbayar bisa saya wujudkan. Btw, maaf ya kalo post ini terkesan amburadul dalam kata ataupun apa-apanya. Lagi seneng nih, ternyata bisa, jadi euy 😀

‘Gojek Kere’ Download Internet ?

Pengalaman pribadi nih, setelah kemarin muter-muter di wordpress dengan membuka sekitar sepuluh tab Firefox 3.0 saya dan masih saja belum berhasil membuat satu template pun. Walau sudah dibantu dengan nyambi kuliah di w3school masih juga nggak bisa. Akhirnya pada ujung kebuntuan dan kebosanan yang hampir menyentuh keputusasaan kembali ke halaman muka w3school. Lihat lihat ke bawah dan menemukan gojekan ‘kere’ yang agak nyeleneh ini :

Seseorang Customer bodoh: “Apakah kita memerlukan hardisk yang lebih besar untuk mendownload internet ?”

Apakah jawaban yang akan anda berikan 😀 Internet kok di download? Butuh space berapa terra ya 😛 Ilustrasinya aja seperti ini :

Download ajah nih Internetnya mbakyu

Hehehe Miris lihat stimated left-nya 😀 :mrgreen: Hah, selesai sudah menunaikan HPP [hajat Pengen Posting] Nyebur lagi ke dunia <div>? #$%@; 😛 Maap ya kalo jarang maen.

Kung Fu Panda, Match Banget !!

Tadi awalnya aku mau posting tentang kegiatanku saat ini, lagi belajar buat theme wordpress sendiri nih. Buat persiapan nanti kalo blog hosting sendirinya dah jadi. Biar makin keren gitu, masak bisa posting, hosting dan ngurus blog kok nggak bisa ngatur wajah blog sendiri 😛 , walau sebenarnya nggak pa-pa juga seh. Tapi kalo buat themes sendiri khan bisa lebih matab dalam ngeblognya.Selain itu khan juga biar lebih pengalaman, nggak cuman bisa buat template blogger versi kuno aja. Lebih cinta wordpress kok malah nggak bisa sama sekali buat themesnya, malu-maluin.

Tapi begitu tadi masuk dashboard blog ini buat nulis tentang itu. Ada satu komen dari teman darat aku, atasi dulu deh tuh komen, pengen liat dulu ah wajah posting yang dikomentari. Dan saat itulah mataku tertumbuk pada header blog ini, header baru yang saya aktifkan sejak beberapa hari yang lalu setelah saya mengubah themes ke themes ini lagi. Dah pada tahu khan tuh gambar apa ? Yup, bener, mereka adalah tokogh-tokoh yang ada dalam film terbaru rilisan dreamworks Kung Fu Panda. Ternyata tuh gambar juga match banget ya dengan themes ini 😀 Jadi keinget kalo kemarin mau posting tentang film yang satu ini tapi belum kesampaian, sekedar review kecil ah. Eh, aku terlalu besar nggak sih untuk buat tuh review, itu khan kalo di barat sono kelihatannya ditujukan untuk anak-anak sekolah (SD-SMP lah) dalam menyambut musim liburan ini.

Ahh.., persetan dengan apakah aku terlalu kekanakan untuk menonton dan mereviewnya. Yang jelas, aku dah nonton dan sekarang mo buat reviewnya. Secara global, nilaiku atas film ini adalah 8.1 dari 10 maksimalnya. Apik juga kalau dilihat dari penganimasiannya, karena memang orang-orang dreamworks jagonya dalam hal animasi seperti ini. Tokoh-tokohnya terlihat proporsional dalam perbandingan ukuran antara yang satu dengan yang lain, meski untuk master Shifu mungkin terlalu besar untuk ukuran seekor tikus. Ekspresi wajah dan tingkah dan geraknya memang apik film ini, seakan mereka benar-benar tokoh yang bisa menggunakan jurus-jurus kung fu yang sebenarnya. Bahkan dalam banyak adegan bisa dibilang kocak.

Trus kalo dilihat dari alur cerita, bisa dibilang ‘biasa banget’ bahkan ‘garing’ menurutku. Seperti film-film barat pada umumnya dimana ada seseorang yang ‘terpilih’ kemudian bisa ini dan itu. Kalau anda pernah lihat ‘The Seeker: The Dark Is Rising’ bisa dibilang sama persis dengan film itu dah. Adanya keterbatasan waktu si tokoh terpilih untuk mempersiapkan diri, lawan yang sudah tak diragukan lagi kehebatannya, sampai datangnya hari pertempuran yang begitu cepatnya. Untuk kilasan ceritanya ada disini dan disini.

Kungfu Panda

Bagaimana kalau dilihat dari sisi realistisme? Amat jauh dari realistis, bagaimana mungkin Po, ‘sang terpilih’ yang merupakan seekor panda adalah anak dari seekor bebek penjual mie di kampungnya. Ada lagi satu adegan dimana salah satu anggota Furious Five yang berwujud belalang bisa kuat menarik jembatan gantung yang di sana ada pertempuran teman-temannya dengan si ‘musuh menyeramkan’ Tai Lung. Sehebat apapun yang namanya belalang masak bisa kuat seh. Yang error saya apa filnya ya, mungkin saya kali ya film kayak gitu kok dicermati sampai kesitu 😛 Salah tontonan nih.

Tapi kalo dilihat dari pesan terpendamnya di balik dialog-dialog yang ada bisa dibilang bagus juga sih. Dalam berusaha itu kita tak perlu macem-macem, tak ada ‘bumbu rahasia’ yang kita perlukan hanya keyakinan kalau yang ada pada diri kita (atau kita sendiri) memiliki something special. Sehingga kita bisa selalu yakin dan percaya diri plus selalu bersemangat dengan apa yang ada pada diri kita. Ups, ini yang bikin kita selalu aktif. Eh, sampai lupa tentang belajar buat themes tadi. Masih dikit banget deh jadinya dan ini memang bagian termudah dalam membuat sebuah template apa saja. entah blogger atau apa saja, header dan footer khan yang paling mudah, karena kerumitan khan tinggalnya ada di bagian isi itu. Kalo mau lihat ada di sini kok.

Aku Dah Bosen

Kalo mungkin kamu mengamati blog ini, kurang kerjaan, emang siapa seh lho, blognya aja kok minta diamati mungkin kamu akan menemukan kalau sudah lama blog ini semakin jarang saja update. Bahwa semakin jarang saja blog ini memunculkan posting-posting baru. Tepatnya mungkin sudah bejalan hampir tiga bulan atau bahkan lebih. Memang saya akhir-akhir ini cenderung tidak memikirkan blog ini dengan sungguh-sungguh, kalau menghadapi komputer yang berlumuran bandwidth sekalipun saya jarang langsung menulis alamat blogku. Berbeda dengan dulu pas lagi seneng-senengnya ngeblog, halaman login blog adalah homepage bagi Firefox.

ada asap, tentunya ada apinya donk. Mengapa aku bisa berubah seperti itu ? Apakah aku sudah terlalu lelah untuk menulis lagi ? Atau apa aku terlalu sibuk sehingga takk bisa menulis sesering dulu lagi ? Hahh, entahlahlah, mungkin kalau aku mau jujur menilik dalam diriku memang harus kuakui ada satu hal yang mengganjal di hati. Setelah lebih dari satu tahun mengurus blog ini, saya sudah merasa sayang sekali dengan blog ini, saking sayangnya kadang saya merasa nggak rela kalau blog saya ini menjadi sub-domain milik wordpress untuk selamanya. Aku nggak rela kalau aku nggak bisa berkuasa penuh atas seratus lebih tulisanku di sini. Singkate aku pengen punya hosting sendiri dan domain sendiri juga mestinya.

Nah karena ada perasaan kurang rela menorehkan tu;isan di sini itulah pada akhirnya aku jadi jarang pasting. Maune sih nunggu sampai domain baru itu klir, baru tancep gas nulis lagi. Tapi aku juga mikir-mikir, kalo punya domain sendiri nanti aku tulisi apa saja ya ? Aku khan bukan seorang ahli, hal ini juga pernah aku perbincangkan dengan mas kurnia, dia juga nyaranin kalo cuman buat blog yang selama ini lebih baik yang gratisan aja. Tapi aku khan udah kepingen banget. Apa lagi kalau lihat temen-temen semua yang udah hosting sendiri kayak pak made, mas ari, sama mas junthit yang juga baru-baru saja pake domain sendiri.

Karena semakin pengen akhirnya kemaren coba buat dengan yang total juga gratisan, domain di co.cc sedang hostingnya di 000webhost. Tapi kok rasanya nggak manteb sama sekali gitu ya dengan apa yang aku peroleh. Karena dari nama domainnya saja sudah tidak sehati, jadinya juga males ngisi blog itu deh.

POKOKE™ aku sudah semakin bosen saja deh dengan kondisi semacam ini. Aku seakan sudah muak dengan jati diriku yang telah lalu yang sudah dikenal di blogosphere ini. Aku ingin lahir lagi sebagai orang yang benar-benar fresh, semua ingin aku tinggalin aja yang telah lalu. Banyak account imel atau apalah semua mau aku lupakan saja. Aku ingin memulai dari awal kehidupanku di blogosphere ini. untuk memulai kelahiran kembaliku itu, malam ini saya sudah membuat order dengan Idwebhost untuk membeli salah satu paket bloghostingnya, account e-mail baru juga sudah saya buat.

???……   Lho kok jadi nggak jelas gini sih postingan ini ? dah dari dulu kalee… mau diakhiri dengan kata apa ya ? Ahhh.. bosen deh nulis terus 😀

Cause It’s You And Me …..

Cause it’s you and me
And all of the people
With nothing to do, nothing to lose
And it’s you and me and all of the people
And I don’t know why, i can’t keep my eyes of off you …..

Mendayu-dayu dan sangat menghanyutkan perasaan. Ada yang tahu nggak itu lirik lagunya siapa ? Lagu itu (ternyata) juga menjadi theme song Smallvile Love, sebuah tayangan tv di barat sono. Enak banget deh lagu ini untuk didengerin apalagi kalau sedang sendirian. eh, dari tadi nggak nyebutin judul ama penyanyinya ya 😀 Oke deh, itu tuh lagu yang dinyanyiin sama Lifehouse judulnya You and Me. Aku dah tau lagu ini sejak awalnya dia muncul, dah lupa tahun berapa, tapi kira-kira ya sekitar empat tahunan yang lalu atau lebih. Tapi baru hari ini aku donlod, kemaren kemaren juga sering kadang nyanyiin lagu ini, masih aja keinget walau dah bertahun-tahun dan lupa sama yang punya lagu, soalnya lagu ini sangat easy listening dan liriknya juga gampang dipahami. Lengkapnya seperti ini nih :

what day is it
and in what month
this clock never seemed so alive
I can’t keep up
and I can’t back down
I’ve been losing so much time

cause it’s you and me and all of the people
with nothing to do
nothing to lose
and it’s you and me and all of the people
and I don’t know why
I can’t keep my eyes off of you

all of the things that I want to say
just aren’t coming out right
I’m tripping inwards
you got my head spinning
I don’t know where to go from here

cause it’s you and me and all of the people
with nothing to do
nothing to prove
and it’s you and me and all of the people
and I don’t know why
I can’t keep my eyes off of you

there’s something about you now
I can’t quite figure out
everything she does is beautiful
everything she does is right

you and me and all of the people
with nothing to do
nothing to lose
and it’s you and me and all of the people
and I don’t know why
I can’t keep my eyes off of you

you and me and all of the people
with nothing to do
nothing to prove
and it’s you and me and all of the people
and I don’t know why
I can’t keep my eyes off of you

what day is it
and in what month
this clock never seemed so alive

lyric taken from lyric007

untuk dengerin bisa klik di sini.

Lokalisasi Blog

Sejak beberapa saat yang lalu, tepatnya setelah belajar hosting-hostingan yang sekarang membuatku malas untuk posting di sana karena itu bisa jadi hanya sementara. Aku jadi penasaran, sebenarnya seperti apakah cara kerja sebuah komputer yang disebut dengan server (webserver). Karena memang kalau dilihat dari proses pengambilan (nggak beli khan 😀 ) domain, nyetting DNS sampai upload wordpress dan installnya kok kelihatannya cara kerjanya sederhana ya sebenarnya ?

Berangkat dari sana aku mulai penasaran, dan pingin nyoba gimana seandainya kalau kita menginstall wordpress dalam komputer yang offlie yang kita pakai. Bisakah tampilannya seperti yang kita lihat sehari-hari seperti blog kita ? Dan masih banyak lagi pertanyaan lain-lainnya. Kalau bisa khan asyik juga bisa kotak-katik bikin draft buat posting, nyoba-nyoba plugin dan themes atau bahkan memakainya untuk mengecek themes hasil latihan sendiri. Kalau aku lihat khan kelihatannya agak nggak begitu ribet-ribet amat tuh caranya, CSS dah mudeng walau nggak seratus persen, trus phpnya kelihatannya susunannya sama saja tuh dari berbagai themes tuh, walau belum belajar pasti nanti sambil jalan juga akan bisa deh.

Ok, langkah awalnya nih, karena dah tau kalao kita perlu php, aplikasi web server, dan database menginstal ketiganya adalah sebuah kewajiban jika kita ingin bisa mencobanya. Setelah instal PHP, Apache dan MySQL secara sendiri-sendiri dan mencoba berkali-kali kelihatnnya masih nggak jalan dengan mulus. Karena untuk memulai menginstall kita harus buat sebuah database dulu, sementara dengan settingan itu ( default) maka kita hanya akan menemukan kata “It’s Works” jika mengetikkan http://localhost/ lha gimana mau memulainya 😕 awalnya sih mau nyoba setting satu-satu dari semua itu, tapi karena kebodohan akhirnya ngalah aja deh, nurutin kata temen yang nyuruh makai webserver paketan saja. Dia nyuruh pakai PHPTriad, tapi aku agak sedikit nggak ngeh, akhirnya nyoba pakai yang lain saja, pakai appserver.

Begitu masuk dalam localhost, maka langsung yang muncul adalah serba-serbi penyusun Appserver tersebut dan link untuk kontrol database. Coba saja deh, langsung buat sebuah database, kopi semua file yang ada di folder wordpress ke folder www-nya Appserver, ubah wp-config.php sesuai keadaan setingan database. Setelah itu buka http://localhost/namafolderwordpress/,&#8230;.  alhamdulilah, tampilannya sama persis dengan kalau dihostingkan 😛 , tinggal seperti biasanya dah, jalan teruusss. Ternyata semudah itu ya, instalasi wordpress yang terjadi di webserver sana, cepet nggak ada 5 menit kalau kita tahu caranya.

Ada yang bilang, hidup ini harus selalu berubah dan berkembang ke arah yang labih baik, dan jadi orang yang terlalu fanatik dengan satu hal itu bukan sebuah kebijaksanaan.  Eh, ternyata nggak seperti yang selama ini yang aku tahu ya, engine buat bisa ngeblog itu nggak cuman wordpress saja ternyata (yang pakai diunduh segala), masih ada drupal, joomla dan b2evolution dan masih banyak lagi temen-temennya. Tertarik juga akhirnya untuk mencoba barang salah satu dari mereka, setelah mendownload joomla dan drupal dan cari-cari tahu gimana cara installnya, akhirnya bisa juga deh memulai untuk menginstall.

Alkisah, langsung saja buat sebuah database kosong baru, masuk ke http://localhost/namafolderdrupal/ dan apa yang terjadi ? Ternyata sama dengan kalau kita install wordpress tadi, tapi wizardnya masih panjangan ini sedikit, tapi enaknya bisa lebih fleksibel soal account pengelolaan blog nantinya (nggak seperti wordpress yang selalu admin, dan password juga langsung nyeting dari situ, nggak perlu password sementara. Yang agak perlu pikir-pikir adalah untuk nginget nama dan password databasenya, karena juga masuk dalam wizard tersebut. Dan setelah masuk ke dashboardnya, ups, terkaget-kaget dah, ternyata disana ada terlalu banyak parameter pengaturannya, bikin males aja lihat semua itu, themes yang ada juga jelek-jelek lagi 😀

Kalau Joomla! dah kelihatan agak keren nih, dari tampilan saat install aja dah ada unsur grafis yang terlihat apik, tapi, sial nih nggak bisa sukses, gagal terus untuk ngadain koneksi ke MySQL da apa ya 😛 Belum bisa cerita banyak nih. Eh karena kemarin penasaran juga seperti apa ya kira-kira kalau hosting beneran yang berbayar itu ? Sekarang aku jadi pengen sungguh-sungguh beli domain yang jauh terdengar lebih baik dengan hosting sendiri ya. Soalnya aku nemuin kalau selama ini yang aku masuki itu bukanlah CPanel yang sebenarnya, di CPanel masih ada berbagai opsi dan hal-hal lain yang aku belum sempet tahu. Lagian sekarang khan dah makin murah aja paket hostingan blog, 110 ribu saja dah dapet 50 MB bandwidth 1 GB lumayan dah untuk sebauh blog baru (malah masih berlebih bahkan 😀 )