Punya Dua Blog Berbayar Sekaligus, Mimpi Apa Nih?

Alkisah, setelah blog saya yang lama (kamtizone.com) tidak bisa diakses sejak akhir bulan lalu. Kemudian saya sudah lelah untuk berharap, walaupun saya punya hak untuk secara terang-terangan menuntut pelayanan pihak hostingnya (idwebspace). Dan akhirnya pertengahan bulan ini saya sudah membeli domain baru (abouttiyo.web.id), dan mulai getol aktif untuk memanage blog tersebut.

Beberapa hari yang lalu saya kembali menerima sebuah email dari pihak hosting yang lama itu. Yang pertama mengingatkan kalau waktu kontrak hostingnya sudah akan expired dalam 71 hari lagi. Peduli setan! Begitu pikir saya awalnya, email tersebut pun langsung seketika saya balas dengan nada kasar ‘Buat apa bayar jasa service kacangan?’ Saya terlalu lelah untuk sekedar berharap saat itu, sehingga saya berucap demikian.

Esoknya datang lagi email kedua, memberikan kabar kalau blog lama saya tersebut sudah bisa ON lagi. Masih dengan berbagai alasan yang menurut saya tak perlu saya ketahui, dan semua konsumen tak perlu detil technical error yang mereka hadapi. Iseng, saya coba juga, dan memang bisa. Gila bener nih, kalau begini, malah pusing mau gimana ngurusnya, lagian juga buat apa dua sekaligus, satu saja kalau memang sungguh-sungguh khan juga nggak apa-apa. Lagian setelah saya mengurus blog terbaru ini saya sudah membangun image baru, nama baru dan semangat baru juga. Sementara tadi cuma saya install wordpress, saya kembalikan posting lama yang sempat saya back up. Setelah ini mungkin ya cuman akan saya biarkan expired. Saat ini saja saya terhitng aktif pada tiga blog, blog ini, m3510.wordpress.com dan yang paling baru tadi. Mau nambah lagi? Ga deh. Paling poll mungkin akan saya perpanjang domainnya saja, hostingnya akan saya pindah.

Abouttiyo.web.id Saya Ingin Jadi Blog Berbayar Saya yang Terakhir

Tak terasa, dan tidak saya sadari, ini adalah bulan April, bulan dimana saya pertamakalinya mengenal blog, membuat coretan pertama pada blog ini. Ya tepatnya tiga tahun yang lalu, 7 April adalah tanggal dimana saya membuat blog ini. Selama tiga tahun itu pula, sudah banyak perjalanan hidup yang saya alami, banyak belajar dan menemukan bagaimana tiap individu memandang hidup yang mereka jalani.

Dan selama tiga tahun ini pula, saya telah membukukan tiga domain yang saya miliki, namun sekarang saya tinggal punya satu yang aktif, yang terbaru. Dimulai pada maskamty.net yang saya beli pertengahan tahun 2008, yang sengaja tidak saya perpanjang. Lalu kamtizone.com yang sebenarnya masih aktif masa sewanya hingga bulan Juni, tapi entah, saya dihianati perusahaan jasa hostingnya, sudah hampir sebulan sama sekali tidak bisa dibuka.

Terakir yang saya pesan mulai awal bulan ini dan telah aktif sejak tiga hari yang lalu www.abouttiyo.web.id. Saat ini baru ada dua posting, saya tidak berencana untuk mengimport semua posting saya disini atau di kamtizone yang bisa saya selamatkan, saat ini sudah ada tentang konsep content blog tersebut nantinya di benak saya. Saya akanmnegisinya dengan semangat baru. Semangat tiga tahun ngeblog, semangat tak boleh padam! Dan saya sangat ingin untuk menjadikan blog ini blog saya yang terbesar nantinya, yang tidak akan saya tinggalkan dan tidak pula mengalami penghiatan seperti yang dilakukan Idwebspace.

Internet di Mata Masyarakat Awam

Si A bilang, ‘Si B itu aneh banget ya, di rumahnya nggak ada TV, ditanya katanya ga perlu TV, buat apa? Tapi kenapa dia kok malah mau pasang internet ya?’

Itulah salah satu percakapan yang saya alami beberapa waktu yang lalu, Si A dengan nada meremehkan dan memandang rendah menilai kalau Si B adalah orang yang plin-plan, ga punya pendirian, sok jaim, tapi aslinya sama saja. Buat apa sok nglindungin keluarga, dengan melindungi mereka dari menonton televisi yang memiliki tayangan tidak mutu. Tapi di lain sisi malah memberikan akses internet kepada keluarga. Sama aja bohong khan!

Dalam pikiran Si A, internet adalah sarang hal-hal mesum, dimana semua hal berbau porno, mesum dan merusak moral ada dengan banyaknya dan begitu mudahnya untuk diakses. sehingga pantas saja dia menilai si B sia-sia dan sok munafik kalau melarang keluarga, anak dan istrinya untuk nonton TV, tapi justru memberikan akses internet.

Ya Allah, hari gini, masih punya pemikiran seperti itu, terlihat banget kalau dia bukan orang yang sering buka internet. Taunya internet ya cuman dari denger cerita-cerita temen, tetapi ga pernah buka sendiri. Jadinya ya gitu, salah kaprah dalam menilai. Dan mungkin penilaian tersebut masih melekat pada sebagian besar masyarakat kita, banyak orang masih memandang miring pada orang yang sering mengakses internet.

Kita, sebagai blogger yang sudah keluar-masuk dunia internetlah yang saya rasa memiliki tanggung jawab untuk memberikan pemahaman yang benar tentang hal ini. Tentang betapa internet telah berubah, internet bukan lagi tempat mencari hal-hal mesum dan berbau asusila lainnya. Banyak contoh yang bisa kita tunjukkan mungkin, betapa internet telah bisa menyatukan kembali pertemanan yang telah lama terputus dengan perantara situs jejaring sosial semacam facebook dan juga friendster. Atau contoh lainnya, para adsenser yang bisa mencukupi kehidupannya dengan memperoleh income dari aktifitas beriklannya di internet. Juga para pialang yang berdagang forex.

Mari katakan pada dunia, internet adalah tempat yang nyaman untuk berbagi, untuk belajar dan berbisnis, bukan lagi tempat untuk memperoleh kontent yang merusak moral!

xXx 3: The Return of Xander Cage

Seri xXx merupakan salah satu seri film terfavorit bagi saya, selain Fast and Furious dan juga Transporter. Hal ini tidak lepas dari perasaan nge-fans saya terhadap aktor yang memainkannya, Vin Diesel. Aktor dengan body dan juga suara terseksi menurut saya, yang selalu mendorong saya untuk merawat bentuk tubuh saya.

xXx, a film starred by Vin DieselMulai dari film xXx pertama yang sampai saat ini saya masih menyimpannya di Hard Disk. Berlatar belakang di kota Praha Republik Ceko yang memiliki pemandangan bangunan-bangunan kuno yang cantik menawan. Banyak sekali aksi-aksi mengagumkan dalam film ini, mulai saat terjun dari jembatan dengan mobil Corvette, hingga saat kejar-kejaran di ladang opium. Masih disambung dengan berselancar di gunung salju. Keren sekali deh pilem yang satu ini. Bahkan saya mengoleksi semua soundtrack dari film ini di handphone saya.

xXx 2: State of The UnionxXx seri kedua, State of the Union, aksinya juga tidak kalah seru untuk sekuel yang kedua ini. Di awali dengan adegan pembobolan markas NSA yang  mengagumkan dipenuhi dengan teknologi canggih. Peperangan di kapal dengan menghancurkan beberapa tank hingga terakhir saat mengejar kereta api kepresidenan dengan mobil sport, lagi-lagi, sangat apik. Satu yang menjadikan film ini kurang mengena, pemain utamanya diganti oleh O’Shea Jackson atau yang kerab di sebut sebagai Ice Cube. Aksinya sih keren juga, tapi tetap saja mengurangi tingkat ke-addict-an saya terhadap film ini.

xXx 3: The Return of Xander CageNah pada film xXx yang ke 3, The Return of Xander Cage, Vin Diesel akan kembali lagi bermain di dalam film yang rencananya akan rilis musim panas tahun depan ini. Yap, seperti yang terlihat dalam gambar disamping, yang saya ambil dari halaman facebook Vin Diesel. Hingga saat ini, belum ada jelas gambaran tentang alur cerita dan siapa saja tokoh yang bermain di dalam film ini nanti. Tapi paling tidak sudah bisa menggugah keinginan saya untuk segera bisa melihat film ini begitu di release nantinya.

Kwalitas Buruk Layanan Hosting IdWebspace

Judul yang langsung memojokkan? Ya, memang, terus terang saya membuat posting ini karena kedongkolan saya yang amat sangat akan buruknya layanan domain dan hosting Idwebspace. Bagaimana tidak, bagaimana kalau blog atau situs kesayangan anda yang telag anda biayai untuk sekedar bisa menyampaikan isi hati ternyata tidak dapat dibuka di seluruh dunia selama seminggu? Parahnya lagi, bukan anda yang menjadi sumber masalah tersebut!

Yang lebih menjengkelkan adalah tanggung jawab yang sama sekali tidak ditampakkan dari pihak Idwebspace, berikut adalah penggalan hubungan saya dan Idwebspace lewat email berkaitan dengan masalah ini :

Sabtu, 27 Maret; 04:06PM
kamtizone[at]gmail.com to: support@idwebspace.com

Sudah 3 hari ini saya mengalami hal seperti gambar tersebut ketika
ingin memebuka blog saya. Saya menggunakan jasa dari Idwebspace untuk
masalah domain dan hostingnya. Saya juga sudah menyampaikan ini
melalui Support Ticket yang ada di client area, tapi dari kemarin
tidak memperoleh tanggapan apapun.

Kalau gini terus “Serving more than 3000 Costumer and counting…..”
itu apa masih bisa terlaksana ya?

Sabtu, 27 Maret; 04:36PM
support@idwebspace.com to kamtizone[at]gmail.com

Yth,

Untuk, kamtizone.com :

Kami minta maaf atas ketidaknyaman ini,

Server USA Chicago (server Baru) mengalami kerusakan HDD, dan sedang di tangani oleh pihak data center Untuk Recovery Hardisk,.. jadi kami tidak bisa berbuat apa-apa selain menunggu kabar dari pihak data center, jadi di tunggu saja.

Kami minta maaf atas ketidaknyaman ini
Padahal itu server baru, beberapa hari lalu server USA Kami di Atalanta (server Lama Account Bapak/Ibu) mengalami nasib serupa, data berhasil di recovery oleh data center, dan kami pindahkan ke server yang saat ini, ternyata kondisi di server baru lebih parah, belum ada 10 hari hddnya langsung rusak,

Kami minta maaf atas ketidaknyaman ini,

saat ini sedang di coba low level
kami sudah coba medium level,..
memakan waktu 2X24 jam,.. dan gagal
saat ini sedang di coba low level
mohon bersabar,.. kami sedang berusaha

data sedang di recovery, jika bapak memiki datanya bisa kami bantu restorekan di server USA Baru
apa mau di create baru,.. agar bisa langsung up boss

Terima Kasih

Selasa, 30 Maret; 10:15 AM
kamtizone[at]gmail.com to support@idwebspace.com

Sudah lebih dari 36 jam saya menunggu sejak pertama kali saya membaca
balasan email anda ini. Harus berapa lama lagi mas, apa memang untuk
menunggu kali ini tidak ada kepastiannya?
–tulisan singkat, soalnya lewat hp pake aplikasi gmail —

Awalnya saya agak maklum ketika memperoleh jawaban pertama, namun ketika pertanyaan saya yang kedua tidak mendapat tanggapan sama sekali, dianggap angin lalu, saya menjadi kehilangan kesabaran. Mana nih kepedulian terhadap customer, kalau pun belum clear, ada pertanyaan tersebut khan semestinya saya diberi jawaban yang entah bohong atau beneran agak logis sehingga saya bisa punya gambaran dan tambah maklum paham.

Sevice buruk Idwebspace
Memang sih, mungkin selama ini saya sendiri tidak sungguh-sungguh sekali dalam mengoprasikan blog tersebut, tapi sialnya hal inmi terjadi saat saya lagi pingin-pinginnya mengelolanya. Lebih-lebih, saya juga mendapati kalau alexa rank blog saya tersebut sebelum terkena bencana offline ini ternyata sudah meningkat. Tidak sedikit, 300% dari posisi sebelumnya, menjadikan semua ini semakin terasa menyakitkan buat saya.