Still Prefer Being Green

My latest post that written in Indonesian was about a new style of color that I use, that previously I always using green as my color is turned into red. And yes, my blog header and also my computer wallpaper use the images what that color at that time. But, after some day, I don’t think that I like it so much. Green always the best, green is cool, green is peace. Not like red that sometimes means as hot, blood and war and some other bad conditions.

So, I just change it into green. Yeah, for my desktop wallpaper that I see almost every time when I sit in front of my monitor. But for this blog I just let it keep red. It was different than the desktop wallpaper I think, not so good tho change it daily πŸ˜› So here is it :

WallGreeny, cool green wallpaper

Yeah, just make it green, and I’ve done.

WallGreen, cool green wallpape

This one is a pretty much lighter, I prefer this one than another one. It suitable for some Linux distribution like Linux Mint I think πŸ™‚ .

Iklan

Dreamlinux Vs Mandriva Spring

Lagi-lagi balik ngomongin linux hehehe. Setelah kemarin sudah mencoba PCLinuxOS Gnome 2008 selama hampir sebulan, rasanya saya sudah agak bosan. Karena dalam PCLinuxOS itu walau sudah banyak sekali aplikasi pendukung buat multi media, mulai dari musik hingga video dan sound recorder bahkan sampai disk burning. Tapi saya rasa masih kurang mantab, karena sudah dicoba berulangkali buat setting desktop 3d juga masih gagal. Selain itu officenya juga kurang lengkap, cuman ada Abiword sama satu lagi untuk spreadsheet, lainnya nggak ada.

Akhirnya dipilih-pilihlah beberapa alternatif lain, dan pilihan jatuh antara Dreamlinux dan emaknya PCLinuxOS, Mandriva Spring 2008. Keduanya bisa dibilang sama-sama keren dari tampilan sudah ada Compiz Fusionnya sehingga bisa langsung mengaktifkan desktop 3d yang aduhai jika hardware anda support. Lebih-lebih pada keduanya juga sudah terbundle dengan open office. Dari tampilannya keduanay juga keren habis, Dreamlinux adalah sebuah distro yang tampilannya mirip dengan Macintosh, sedang Mandriva saya nggak tahu mirip dengan siapa mungkin Mandriva adalah Mandriva tidak seperti siapa-siapa πŸ˜€

Nggak pake lama, langsung kupas tuntas mereka berdua saja ya. Sekarang ke Dreamlinux, yang kalau di distrowatch dan situs resminya sudah sampai release 3.1 tapi kalau di linuxtracker.org tempat biasa donlot lewat jalur torrent pada saat saya donlot adanya baru yang release 3.0. Distro asal brasil dengan desktop environtment XFCE dan Gnome ini bisa dibilang hebat juga, karena dari live CDnya kita juga bisa nambahin untuk install beberapa aplikasi yang belum ikut terinstall. Mulai dari Google Desktop, Google Earth, Azureus, Opera sampai NVidia Driver bisa langsung dari tuh CD. Hebatnya lagi, semua konfigurasi yang kita aplikasikan saat menggunakan LiveCD akan ikut terpakai setelah kita menginstallnya. Yang agak ribet dari distro ini adalah perilakunya yang agak nyebelin kalau kita klik di desktop, yaitu menampilkan menu seperti kalau kita klik tombol menunya. Disamping itu, saat mau diinstall di komputer, andaikan hardisk anda ada ruang kosong yang belum teralokasi dia belum mau di install. Kecuali sudah ada bagaian hardisk yang dah keliatan mau dipasang linux, semisal di format dengan filesystem ext2 maka tanpa dibagi-bagi untuk / dan /home maupun swap pun dia dah jalan. Sialnya lagi, dicari-cari tool buat partisi hardisk seperti Gparted juga tidak ada 😦 Pusing deh, mo partisi aja musti ribet lewat LveCDnya PCLinux lagi.

Dreamlinux desktop

Giliran Mandriva nih, Pokoke keren habis deh nih distro. Karena PCLinuxOS dikembangkan dari distro ini, maka tak ada satu rintangan apapun yang menghalangi saat menginstallnya. Di samping itu karena basis desktop environmet yang dipakai adalah KDE, maka hal itu membuatnya sangat mudah untuk digunakan, sangat familiar. Walau untuk multimedia kurang banyak sih, paling cuman video player, Kaffeine, sama Amarok yang biasa saya pakai. Menariknya lagi ada semacam update berkala yang bisa kita lakukan secara online di mandriva, seperti automatic update miliknya Microsoft gitu deh. Ada tiga versi dari Mandriva terbaru yang bisa kita peroleh dari websitenya saat ini. Mandriva One yang dikemas dalam CD, sebagaimana distro-distro lainnya. Ada pula yang versi USB yang lebih kecil, yang busa kita dapatkan dengan membelinya dari mandriva store. Ada lagi versi PowerPack, versi berbayarnya Mandriva yang diberlakukan karena keadaan yang memburuk dari mandriva yang terancam bangkrut. Tapi semuanya keren deh.

Mandriva Spring 2008 3d Desktop

PCLinuxOS Gnome 2008

Akhirnyaaa, sukses deh. Setelah kemarin selama beberapa hari saya mencoba belajar menggunakan linux dengan menggunakan PCLinuxOS 2007 yang versi black. Yang ada beberapa masalah dan hal-hal yang tidak saya mudengi sebelumnya. Mulai dari install berbagai aplikasi yang caranya baru saya ketahui dengan yakin siang tadi πŸ˜› dan menambahkan flash player plugin di Konqueror semua nggak bisa berjalan lancar. Bahkan siang tadi saya sudah hampir menghabiskan tiga-perempat dari jam kerja dengan nyambi untuk nginstall beberapa aplikas dengan selalu memandangi Synaptici, tapi hampir semuanya gagal pula. Tak ada program bermutu yang bisa saya install selain sebuah game mirip tetris yang mensejajrkan bola berjumlah lima dengan warna yang sama untuk mencegah papannya penuh. Walau sudah dapet 3d desktop yang juga masih belum jalan 😦 Tapi itu yang terlihat saja seh, kalau mau memperhatikan, meskipun mau install Firefox lebih dari 5 kali dan gagal terus, kelihatannya systemnya sudah terupdate.

Nah, karena merasa bosan install berbagai macam program gagal terus, akhirnya saya putuskan untuk menyudahinya saja. Daripada mumet delapan puluh tujuh keliling, mending berselancar dengan keterbatasan yang ada pada Konqueror saja lah. Mau gimana lagi, paketan aplikasi di PCLinux yang itu masih sedikit banget, mau install malah jadi uring-uringan, akhirnya ya menyerah sebentar dulu saja ah. Bloging sana, blogging sini, akhirnya dasar lagi seneng sama linux, ya ujung-ujungnya juga baca tentang linux juga πŸ˜€ Mulai baca forum di Linux.or.id sampai akhirnya masuk ke mypclinuxos.com karena melihat adanya PCLinux Muslim Edition, akhirnya sesampainya di sana justru melihat sesuatu yang lebih menggiurkan, mulai dari tampilan yang tampak bersih dan bagus, sampai berbagai macam aplikasi yang sudah ikut terinstall di dalamnya membuat saya sangat tertarik. Akhirnya saya membaca lebih detailtentang distro itu, PCLinuxOS Gnome 2008, dan hasrat tuk mencoba pun muncul dengan kuatnya.

Dalam sedikit review di situs di atas ada beberapa aplikasi yang sudah termasuk dalam distro yang ini *yang bener kalau begini distro apa release sih πŸ˜€ mulai dari kernelnya yang dah 2.6, Gnome 2.2.1.2 Dah ada Firefox 2.0.0.12 Tunderbird 2.0.0.9 meski saya jarang sekali buka imel dengan mail client :P, Gnome Office Apps dan masih ada beberapa lagi deh. Walaupun saya sama sekali tak paham dengan apa itu KDE dan Gnome, bedanya dimana, mau versi berapa juga saya ga mudeng. Tapi saya pikir yang ini sudah lebih baik, dah bisa digunakan untuk multimedia dan ngetik-ngetik plus berselancar dengan Firefox πŸ˜€ Akhirnya coba deh buat ngedapetinnya. Setelah mendapatkan Torrentnya, langsung mau donlot, but, this is PCLinuxOS, ga ada Bittorrent clientnya. Mau copy ruh file ke partisinya windows juga ga bisa lagi, Akhirnya memulai acara cari torrent dengan mwmbuka Jendela lagi deh.

Setelah dapet File ISO-nya langsung bakar saja, sempat bingung juga seh, karena ini kali pertama saya membakar Bootable CD buat Linux, dan baru yang kedua kalinya mbakar sendiri dengan nero, setelah dulu sempet bakar mp3 Berhubung ragu, cuman denger-denger kalau bakar yang kayak gini tuh milihnya ISO image. Daripada mendapat kesalahan, mending cari refensi saja a deh. Setelah yakin langsung saja bakar dengan ngawur. But, ternyata sukses, dan bisa langsung dipakai buat boot, yess!! Alhamdulilah, walaupun main hapus dan format partisi Linux lawas sehingga tidak bisa booting tanpa CD, tapi bisa juga diinstall. Makin cantik saja deh, pakai Gnome 2008, setting networknya juga masih semudah berada di hotspot lagi πŸ˜›

Posting ini terlalu banyak kata akhirnyaaa ya πŸ˜€ Eh hampir lupa, posted under PCLinuxOS Gnome 2008 with Firefox Klik di sini untuk lihat skrinsut yang saya buat, dan di sini untuk skinsut para pengembangnya.

Anniversary, Surprise and Newbie

Sebenarnya kemarin-kemarin saya sudah tidak tahan untuk menulis. Tapi entah saya merasa kurang mantab dengan ide-ide yang muncul. Saya sangat ingin sekali untuk menulis karena saya tak ingin diri saya sendiri berkata kalau kondisi blog ini dipas-paskan. Pas dengan apakah ? Bentar deh, ada beberapa kalimat lagi neeh πŸ˜€ Apalagi kemarin, saya sangat ingin sekali untuk menulis, karena kemarin adalah tanggal dimana saya tepat sudah mengurus blog ini selama satu tahun. Hari Senin 7 April 2007 kemarin adalah adalah hari dimana blog ini terlahir. Saya sangat ingin barang sekedar mengucapkan selamat ulang tahun kepada blog saya ini. *Gila, emang blog bisa bicara ? πŸ˜› *

Tapi justru kemarin saat saya mau posting di siang hari ternyata koneksi lagi error, malam sebenarnya mau keluar, tapi karena kemarin malamnya saya sudah tidak tidur semalam penuh, mata saya tak mau saya paksa untuk dibuka lagi sedikitpun. Belum ada jam delapan saya sudah tewas, tersungkut di tempat tidur. Bangun sudah pagi, tapi juga masih ga bisa posting. Lewat deh kesempatan buat sekedar berkata “happy birth day, my little home ” Balik lagi ke pertanyaan di awal, pas dengan apakah ? Ya pas dengan ulang tahun ini, tepat satu tahun saya ngeblog, jumlah posting saya di blog ini sudah pas 100 biji. Saya sendiri nggak mau merasa kalau ini semua saya pas-paskan. Karena berdasarkan pengalaman ngeblog, jika kita memasang target dalam posting dan ngepas-pasin dengan satu event, seringkali saya menjadi kurang roduktif dalam posting. Mestinya satu waktu bisa posting dalam hati bilang, besok aja deh, targetnya kan cuman sekian, waktu masih panjang. Ujung-ujungnya malah ga jadi posting sampai akhir waktunya. Ga produktif khan πŸ˜€ Itu kalau sedang produktif, lha kalau sedang nggak ada ide, males tapi punya target, malah nulis sampah deh πŸ˜›

Lalu kenapa judulnya ada dengan surprise dan newbie segala ? Ada apa coba ? Hehehe, masih ada kaitannya dengan anniversary juga. Nggak tau ini benar atau salah, soalnya kemarin sedikit banget ngecek nih blog, pada saat hari di mana blog ini tepat berusia satu tahun ada satu hal yang membuat saya sangat terkejut dan senang. Tapi jangan bilang-bilang ya, kemarin tuh stats nyah blog ini telah mencapai puncaknya. Kok bisa pas banget gitu ya. Pada saat hari ulang tahunnya, blog ini memiliki jumlah pengunjung terbanyak dari biasanya, yang jumlah pengunjung terbanyak sebelumnya diraih pada pertengahan maret lalu. Seneng deh, baru kali ini nih blog dikunjungi 120 orang dalam satu hari (yang pertengahan maret tuh nggak nyampe 110 orang πŸ˜› )

Trus newbienya ? Nah ini dia, satu lagi yang ‘pas’ pada hari dimana blog ini berulang tahun. Kemarin malam ( malam tanggal 7-nyah ) saat saya nggak tidur semalaman seperti yang saya singgungg di atas, saya telah melakukan hal yang baru lagi. Membuat saya sibuk banget deh. Apa coba ? Hehehe, nggak pa-pa cuman nginstall linux di PC kok, PCLinuxOS adalah yang saya pilih( nggak milih dink adanya dari temen ya itu kok, pake ubuntu nggak kuat ooey ). Ternyata pakek linux itu nyenengin juga ya kalo dilihat dari tampilannya. Ringan banget lagi nggak bikin kompi pusing deh. Nyetting jaringannya juga mudah, langsung bisa euy. Sulitnya cuman satu, nginstal aplikasi. Mau nambah flash palyer pluginnya ke Konqueror aja sulitnya minta uang ampun, blas ra mudeng 😦

Ada cerita lanjutannya juga nih tentang bermain pinguin yang satu ini. Berhubung kemarin tuh pas install agak kurang sip dalam milih partisi. Partisi linuxnya ditengah sementara C sama D win ada disamping mereka, karena ga enak buat dilihat, akhirnya diinstall ulang saja deh, semua partisi selain C di-delete dulu. Tapi giliran install lagi, error ada dimana-mana, system ga bisa boot lah, bisa milih boot ke linux tapi ga jalan deh, macem-macem deh. Kembali lagi melakukan ritual-ritual ‘aneh’ lagi, delete-format partisi trus install ulang. Dan akhirnya saat saya nulis ini sudah bisa jalan normal lagi. Meski jaringannya belum bisa fix seperti kemarin, masih ada masalah nih jadinya terpaksa nulis nih posting lewat win lagi deh πŸ˜€ Namanya juga newbie, ada saja masalah yang didapetin.

Rasanya kayak De JAvu kembali manjadi newbie ditanggal 7 April ini. Kalau dulu nyubi ngeblog sekarang nyubi ng-linux. Ehh, hampir lupa dari tadi belum sempet nih. Cuman mau ngomong dikit “Selamat Ulang Tahun Blog Kecilku, Semoga kau bisa lebih berguna bagi semua orang yang membaca dirimu” Amin.