Internet di Mata Masyarakat Awam

Si A bilang, ‘Si B itu aneh banget ya, di rumahnya nggak ada TV, ditanya katanya ga perlu TV, buat apa? Tapi kenapa dia kok malah mau pasang internet ya?’

Itulah salah satu percakapan yang saya alami beberapa waktu yang lalu, Si A dengan nada meremehkan dan memandang rendah menilai kalau Si B adalah orang yang plin-plan, ga punya pendirian, sok jaim, tapi aslinya sama saja. Buat apa sok nglindungin keluarga, dengan melindungi mereka dari menonton televisi yang memiliki tayangan tidak mutu. Tapi di lain sisi malah memberikan akses internet kepada keluarga. Sama aja bohong khan!

Dalam pikiran Si A, internet adalah sarang hal-hal mesum, dimana semua hal berbau porno, mesum dan merusak moral ada dengan banyaknya dan begitu mudahnya untuk diakses. sehingga pantas saja dia menilai si B sia-sia dan sok munafik kalau melarang keluarga, anak dan istrinya untuk nonton TV, tapi justru memberikan akses internet.

Ya Allah, hari gini, masih punya pemikiran seperti itu, terlihat banget kalau dia bukan orang yang sering buka internet. Taunya internet ya cuman dari denger cerita-cerita temen, tetapi ga pernah buka sendiri. Jadinya ya gitu, salah kaprah dalam menilai. Dan mungkin penilaian tersebut masih melekat pada sebagian besar masyarakat kita, banyak orang masih memandang miring pada orang yang sering mengakses internet.

Kita, sebagai blogger yang sudah keluar-masuk dunia internetlah yang saya rasa memiliki tanggung jawab untuk memberikan pemahaman yang benar tentang hal ini. Tentang betapa internet telah berubah, internet bukan lagi tempat mencari hal-hal mesum dan berbau asusila lainnya. Banyak contoh yang bisa kita tunjukkan mungkin, betapa internet telah bisa menyatukan kembali pertemanan yang telah lama terputus dengan perantara situs jejaring sosial semacam facebook dan juga friendster. Atau contoh lainnya, para adsenser yang bisa mencukupi kehidupannya dengan memperoleh income dari aktifitas beriklannya di internet. Juga para pialang yang berdagang forex.

Mari katakan pada dunia, internet adalah tempat yang nyaman untuk berbagi, untuk belajar dan berbisnis, bukan lagi tempat untuk memperoleh kontent yang merusak moral!

6 thoughts on “Internet di Mata Masyarakat Awam

  1. haha iya tuh. lagian kan ada tuh sekarang sopwer2 dan program2 buat kaya’ parental guide gitu, supaya aman buat anak2. saya juga pas kemaren2 ke warnet, ada anak kecil lagi inetan sama temennya, trus ada anak yang lebih gede negor trus ngetawain anak-anak itu, ngejekin bahwa mana mungkin anak kecil tahu alamat situs porno. jadi kentara banget bahwa kalo dia buka internet pasti porno doang yang diliat. sebenernya jadi agak miris, soalnya jadi sadar bahwa internet tuh masih bener2 hal yang baru bagi sebagian orang, n belom dimanfaatin secara lebih positif.

    • Yah gitu ya mas, berarti ga cuman yang bener-bener awam nih, yang dah sesekali buka internet aja masih kayak gitu juga ternyata mindsetnya. Duh negriku, kapan maju kalau gini terus🙂

  2. aku setuju juga sama sampen mas,tapi emang susah juga sih merubah imet positif,.. saya harapkan sampean bisa memberikan informasi yang lebih bermanfaat lagi dah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s