Antara Kita

Aku tak tahu lagi,

Seberapa lamakah diri ini harus menanti,

Akan hadirmu kembali,

Kenanmu untuk menjadi diri,

Yang selalu mengiringi sisi,

Sempatmu, tuk menambah arti,

Menghapus penantian panjang penyiksa hati,

Mungkin memang,

Terlalu jauh bedanya kita,

Tapi benarkah ?

Untuk kita saling tiada menyapa,

Paling muka saat bersua,

tiada sapa…

Apalagi senyum,

Lebih-lebih tawamu, yang selalu kurindu..

Oh….

Mungkin cuma bodohnya diri ini,

Yang tiada lekas bisa melihat,

Bahwa rasa telah sirna,

Antara kita…

Nyoba Posting ini lewat Microsoft Office Word 2010 Beta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s