Atasi Virus Tanpa Anti Virus II

Melanjutkan tutorial kemarin, meski sampai detik ini belum ada seorang juga yang berkomentar. (Siapa perduli😀 ), setelah setingan itu kita pakai, sekarang komputer kita sudah separuh aman. Settingan berikutnya adalah pada Folder Option, pada tab view, aktifkan tombol radio ‘view hidden files’. Lalu buang check pada ‘hide ekstension for known file types’ untuk menampilkan semua ekstensi file yang ada. Karena biasanya virus jaman sekarang menggunakan icon dari hal-hal yang wajar-wajar saja. Ada yang menggunakan icon folder, file mp3 milinya winamp, atau juga beberapa icon file master program-program yang kita kenal supaya tidak kita sadari bahwa itu adalah virus.

Tapi penggunaan icon seperti itu tidak akan bisa menipu kita kalau ekstensi dari file tersebut kita tampilkan. Mana ada file dengan icon mp3 tapi punya ekstension .exe, ditambah lagi jika kita menggunakan view detail untuk melihat keterangan tentang satu file. Biasanya akan ada informasi yang bisa kita dapatkan lagi dalam view ini, misal untuk file .exe dalam file type akan ada keterangan application, begitu juga untuk folder, akan muncul file folder, sehingga akan semakin tidak berarti trik penipuan dengan icon ini. Sebenarnya dua paragraf ini sangat basic, dan mudah dipahami.

Selanjutnya adalah membuang check pada ‘Hide protected Operating System files’. Dengan begitu file dengan attribut System juga akan terlihat dalam windows eksplorer, sehingga bila misalnya flashdisk kita terkena virus biasanya file kita yang sebenarnya akan di hidden dengan attribute system dan di gantikan dengan file dari sang Virus dengan nama sama persis. Sehingga kita akan menghidupkan virus saat kita merasa sedang membuka folder dalam fashdisk kita karena yang sebenarnya baru saja kita klik bukan file kita. Akan tetapi Virus yang menyamar seperti folder kita. Jika yang hidden dapat kita lihat pastinya kita akan tahu kalau yang bukan hidden itu adalah virus karena disamping terlihat aneh dengan 2 nama ang sama juga ada ekstensinya (biasanya .exe atau .scr).

Lantas ini adalah yang paling penting. Cara membuka flashdisk di windows eksplorer kitalah yang seringkali membangunkan sang virus dari tidurnya, meski autoplay sudah kita nonaktifkan. Jika kita klik start, my computer, lantas terlihat beberapa partisi hardisk kita dan juga flashdisk kita, jika ingin melihat isi flashdisk jangan langsung double klik flash kita. Mengapa? Karena dengan cara ini virus akan terbangkitakan karena adanya file autorun.inf yang biasanya ada dalam flashdisk yang terkena virus.  Trus gimana donk?

Buka dengan cara tampilan view kita rubah ke tree view dulu, caranya klik toolbar ‘folder’ (sampingnya search) maka tampilan panel kiri yang biasanya berwarna biru dengan beberapa hal yang bisa kita saksikan, misal pilihan tentang ‘file folder task’, ‘other places’, dan ‘details’ akan berubah jadi view tree dari semua yang ada di komputer kita. Yang bisa di collapse, atau juga expand. Klik flash kita dari sini agar virusnya tidak aktif.

Terakhir, gunakan antivirus cuman untuk memberi tau bahwa satu file adalh virus, bukan untuk menjadi tergantung dengan aplikasi itu untuk sekedar melindungi file-file yang kita miliki. Dalam artian tak perlu kita ragukan file-file yang ada dalam komputer sendiri akan kebersihannya dari virus, cukup file yang mencurigakan saja, langsung kita scan. 

Paling akhir, mohon maaf untuk screenshot yang tidak bisa anda temukan di posting ini. Lagi males buat karena kondisi kompi yang nggak terlihat powerfull. Dah dari kemarin ON, butuh istirahat nih kelihatannya.

2 thoughts on “Atasi Virus Tanpa Anti Virus II

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s