Cuapek Deh

Huh hari sore ini saya sangat cuuapek. Udah capeknya setengah mati gini apa yang mau didapetin nggak kesampaian lagi. Tapi nggak apa-apa deh hitung-hitung sebagai refresing juga sih setelah hampir sebulan kemarin saya sama sekali nggak main-main plus akhir-akhir ini koneksi internet yang biasa ada – yang menjadi hiburan satu-satunya bagi saya – juga hilang entah kemana. Tau deh siapa juga ya yang ngilangin😀 .

Oke langsung memperjelas statement di atas. Begini ceritanya, masih berkaitan dengan hp saya yang kemaren. Tepat sebulan saya membeli tuh hp, dianya mulau rewel, ada trouble pada salah satu speaker di belakang tubuh tipisnya plus port-nya yang merupakan jalan satu-satunya untuk berbagai kebutuhan (charge, kabel data dan headphone semuanya di satu port itu ). Alkisah berberkal informasi dari e-mail yang saya dapatkan dari pihak distributor yang saya dapatkan beberapa minggu yang lalu saya langsung berangkat ke service centernya di solo.

Langsung saja anggap saya sudah berada di perempatan Warung pelem, ujung jalan Sultan Syahrir yang merupakan jalan yang diberikan oleh pihak distributor kepada saya. Setelah naik angkot, saya agak merasa ragu mau turun atau tidak karena seingat saya alamatnya di nomor 10 B. Tapi baru berjalan 20 meter saya melihat nomor bangunan sudah hampir 30 dan terus bertambah. tapi saya terus saja nongkrong di angkot, males turun.

Dan jelas ternyata memang benar saya salah mengambil keputusan untuk tidak turun. Akhirnya setelah sadar bahwa saya telah berada di ujung jalan yang lain namun memang nomor yang ada saat ini berkisar pada angka seratus saya baru sadar sesadar-sadarnya kalau saya telah keliru. Tak ada pilihan, saya pun berjalan kembali ke ujung yang lain sejauh hampir 300 meter😦 . Namun apa yang saya dapat ? tak ada bangunan dengan nomor 10 yang saya temukan, yang ada adalah nomor 12 yang disebelahnya adalah sebuah bangunan kecil yang masih dibangun. Nah loh. Kaget, bingung, capek lagi.

Perjalanan berlanjut, berhubung kesal dengan itu, saya putuskan untuk pergi saja ke mall tempat saya membelinya, siapa tahu pihak penjualnya bisa memberikan info. Tapi sekali lagi apes, saya kurang hati-hati, biasanya naik angkot kali ini saya naik bis kota yang agak jarang saya naiki. Karena jalan yang digunakan agak lebih jauh dari yang biasanya saya jadi kurang yakin saat saya melewati mall itu dari kejauhan. Akhirnya saya terdampar hingga kartasura, karena males turun lagi neeh setelah tahu kebablasan😀 . Akhirnya balik lagi ke timur tanpa ganti bis.

Setelah turun dari bis, huh capek ternyata musti jalan lagi hampir 300 meter lagi, tambah muter-muter di mall lagi. Dan yang paling membuat saya merasa kalau hari ini saya melakukan perjalanan konyol adalah saat saya bertemu dengan Si embak yang masih setia jagaain tuh counter, ternyata menurut mereka alamatnya tuh yang bener adalah di nomor 108. Huh cuuapek deh, pantes nggak ketemu, wong salah, berarti tadi sebenarnya saya tadi nggak perlu balik lagi donk, khan sudah tepat, saya berada pada urutan bangunan dengan nomor sekitar 100🙂 .

Sebagai hiburan akhirnya saya jalan-jalan ke bookstore, dan saya menemukan sebuah beberapa buku yang lumayan menarik, yang satu (belum kebeli nih) tentang kudeta di arab saudi pada tahun 67 (apa 76 tadi yah) yang belum pernah ter-expose oleh media. Trus tentang pengembangan berpikir praktis dan mudah yang islami (juga belum kebeli😀 ) Trus nih yang sudah kebeli tentang komputer, tentang jaringan dan keamanan, Honeypot, *apaan aja ya isinya*, keliatannya asyik nih, ada CD-nya lagi.

Kalo mau liat screenshoot kalo saya benar-benar tidak bohong tentang alamat yang diberikan oleh pihak distributor klik aja link berikut.

Posted under AmanahNet Banwidth

2 thoughts on “Cuapek Deh

  1. Huauhauha.. kisah yg beda tapi cukup menggelikan. Kebiasaan saya kalau naek angkot itu selalu aja “tidur-tidur ayam”.

    Gak tau karena capek atau karena memang enak rasanya diayun-ayun didalam angkot. Hehe.. ini ceritanya mau beli sesuatu di plaza (terkenal di medan). Saya ketiduran dan terbangun tepat di plaza yang saya tuju tapi kok ada yg aneh yah (maklum baru bangun tidur). Waktu mau bayar sopirnya mintak bayaran dobel, saya heran jd saya tanya dengan agak esmosi “Lah kok ongkosnya 2x lipatnya bang?” Saya sudah bersiap2 marah. Dia malah jawab nyante “Iyah, itukan kalau sekali jalan, ini kamu udah 2x jalan”

    Bwahahaha.. kepala muter memperhatikan sekeliling, eh iyah ini kok ngarahnya ngarah pulang. Ternyata tadi saya sudah melewati Plazanya dibawa supir angkot itu, terus karena ketiduran dan sopir gak tau tujuan saya jadi saya dibawa-bawa terus keliling sampek terminal en balik lagi. Hahaha.. pengalaman yg cukup menggelikan.

    Eh, kok jadi panjang yah. Numpang ngeblog jadinya. ^_^

    Hehehe lucu juga tuh mas, emang tiduran di angkot itu kadang enak kok😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s