My Stuff’s Upgrades

Pagi ini setelah merasa kerepotan berinternet dan mendengarkan lagu pengiring, saya justru memperolehbanyak kejutan. Lho kok bisa emang biasanya gimana ? Gini loh ceritanya, sejak tadi sore saya iseng nyoba menggunakan settingan koneksi yang ada di komputer lab yang beda. Yang nggak biasanya saya pakai. Sebenernya Network Connection yang di kompi itu sudah lama di setting sih. Tapi dulu tuh kompi pernah didiemin sebulan gara-gara kena virus Tiara.J. Waktu itu PCMAV masih RC 17, belum sempat kenalan sama nih virus, jadinya ya lolos.

Setelah tuh virus clear, keliatannya nih kompi juga belum normal, masih banyak hal yang meragukan, network connection diaktifin tanpa kabel aja dah konek dengan kecepatan 10 Mbps, so jadi jarang kepake deh. Dan hari ini nampaknya setelah di-scan dengan ini dan itu nih kompi OK. Langsung aja isengnya muncul, coba aktifin, colokin kabel, dan YES, konek…., emm, normal lagi. Akhirnya keputusan diambil, daripada make kompi yang itu terus yang meski sudah sayang banget, tapi RAM cuman 128 MB, VGA Onboard lagi, ditambah CPU cuman Celeron 1.8, dengan dukungan HDD 40 GB yang hampir penuh lagi. Mending pakai yang ini RAM 192 nggak jauh amat sih, tapi HDD 80 masih melompong, CPU Pentium Duo 3.0.😀 Biarlah yang itu tetap menggunakan tanpa kabelnya, kabel untuk yang ini saja (malah bisa dobel nih)🙂

Dan file-file audio pun sebagian langsung saya pindahkan, tapi, ternyata player yang ada selain WMP cuman ada real sama QT, semua bagi saya nggak nyaman😦 Yang agak nyaman cuman satu, Winamp 5.0. Nah pas mau pake tuh program katanya ada yang nggak beres (kenapa ya tadi, lupa tuh) akhirnya sesuai dengan petunjuk dokter, langsung kunjungi websitenya winamp. Ternyata disana disuguhi dengan Winamp 10th Anniversary Edition, beda banget agak keren dengan yang biasanya lihat. Tambah skin bonus yang keren deh. Tapi setelah dibanding-bandingkan dengan player yang sudah lama dan biasa saya pakai kok nggak enak juga ya. Meski banyak fitur dan skin baru yang keren-keren rasanya terlalu besar space HDD yang kepake untuk apikasi yang satu ini. Untuk Installernya saja dah diatas 8 MB.

Kerinduan akan player lama pun muncul. Mampir ke website player lama (Spider Player) tak terelakan lagi. Dan ternyata di sana saya juga disuguhi kejutan, kalo yang kemaren versi 1.90 sekarang malah dah versi 2.03. Tambah keren aja nih player, ada tambahan plugin untuk format AAC/MP4, sama AC3 yang menyusul banyak format audio yang telah disuport sebelumnya. Yang lebih keren lagi, dari aplikasi dengan total ukuran foldernya yang nggak lebih dari 5 MB ini sekarang dia kalau aktif masuknya di system tray, nggak keliatan banyak khan aplikasi yang kebuka. Skin dari aplikasi yang telah mendapat banyak penghargaan dari berbagai website tempat biasanya kita download seperti softpedia yang memberinya rating excellent ditambah 100% bebas spyware, virus maupun adware ini juga keren-.keren.

Dari soal musik kita pindah ke aplikasi pembuka file, tadi saat pakai si Flock ini ketemu sama file PDF, langsung aja dibuka sama Acrobat Reader. Dah versi jadul banget versi 5🙂 pertama kali sih sukses, tapi untuk kedua dan ketiga kali, si Flock malah ngadat nggak bisa jalan. Cari alternatif ? Pastinya. Seperti yang telah lalu, aplikasi lama, yup itulah solusinya. Mulai deh korek-korek cari Foxit Reader.

Kejutan berlanjut sekarang ia juga sudah upgrade ke 2.2 dari yang 2.0 kemaren. Ada bebarapa fitur keren baru nih, mulai capture word via mouse, mencari file PDF dengan kiword tertentu pada suatu lokasi, ada toolbar yang dipakai untuk FF juga, di samping itu juga ikutan ke system tray saat aktif. Keren deh. Tapi kalau dilihat-lihat sepertinya versi 2.1 malah lebih banyak peningkatannya deh. Sama dengan Spider, kali ini juga ada versi gratis dan yang berbayarnya. Selain reader, masih banyak aplikasi pendukung lainnya, semacam editor kreator dll, untuk banyak platform termasuk yang mobile lagi. Daftar lengkap ada di sini.

9 thoughts on “My Stuff’s Upgrades

  1. Pertamax diganti Super ya, Kang?

    Aku nggak suka dengerin lagu. So nggak perlu player. Kalau PDF make Acrobat Profesional. Aseli? Hehehe… kayaknya hasil ngluku.

    Ngluku kang ? Aku ora seneng acrobat, kesane abot kang, nek notbuk mesti rada cepet, lha kompi rakitan ? loading wae mang menit😦

  2. klo ntaar uda pny yg pro aLe minta ya😀

    Yang Pro mas😕 Yang nggak bayar aja ada dan bisa dipake’ ngapain repot-repot bayar orang😀😆 *pelit Banget mode : ON *

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s