Berat

Sudah lama sebenarnya saya merasakan yang satu ini. Awalnya saya mencoba untuk tetap bertahan dengan semua yang ada. Saya berusaha untuk dapat berusaha menjawabnya sendirian. Karena selama ini dalam blog ini saya sama sekali jarang mengeluh dan berbagi tentang berbagai hal ang sedang saya hadapi dalam hidup ini. Saya cenderung lebih senang menulis sesuatu yang saya tahu, seolah saya seseorang yang maha tahu. Seolah saya itu orang yang sempurna tanpa masalah kehidupan. Sesekali berbagi paling tentang pahit yang telah berlalu. Itu pun pada sebuah kasus semata, nggak lebih. Tapi sekarang, hari ini saya akan mencoba untuk dapat lebih terbuka tentang hari yang sedang dan akan aku lalui. Saya akan bercerita tentang kenyataan hari ini. Sudah ah, intro kok lama banget, formil lagi.

Tentang hidup mati masa depan nih, begini ceritanya;

Sekarang saya khan bekerja pada suatu institusi pendidikan dengan upah yang sangat kurang secukupnya. Sebenarnya sebagai seorang yang masih muda ada juga rasa untuk dapat sekolah lagi (kuliah). Seperti beberapa saat yang lalu, dimana saya mengambil beasiswa d3tkj, yang saat ini saya keluar dari program tersebut dikarenakan saya terlalu cerdas punya nilai ang kurang baik. Maklum beasiswa layaknya permainan sepakbola memakai sistem gugur. Nah itu yang kemaren, saat ini saat tahun ajaran baru mulai akan di awali lagi keinginan pun semakin memuncak lagi. Apalagi ada beberapa tawaran kemungkinan yang bisa saya ambil dengan segala konsekwensinya. Mereka adalah :

  • Ikut program yang sama dengan apa yang telah saya ikuti sebelumnya, meski untuk yang saat ini telah terjadi perubahan sedikit pada sistemnya.
    • Keunggulan : Sudah ada pengalaman, kuliahnya gampang, murah.
    • Kelemahan : Saya masih tidak bisa menerima segala ketidakjelasan yang seringkali menimbulkan lemahnya semangat dan kebingungan seperti apa yang sedang dirasakan beberapa teman yang masih di sana.
  • Mengikuta tawaran salah satu guru yang menarankan saya untuk ikut dalam beasiswa D4 yang dilaksanakan di ITS. Sepertinya program ini sama seperti program yang telah diambil salah seorang kakak kelas (dulu), tapi dia di Malang.
    • Keunggulan : Lebih bonafid dan menjanjikan, serta menjamin masa depan. Karena pelaksanaannya 2 tahun di Indonesia sedang sisana di negeri orang ( kakak kelas di Jerman *menurut programyna*). Dapet dua topeng ijazah sekaligus.
    • Lemahnya : Pasti biaya lebih gede. Aku khan anak kere nggak punya, meski Tuhanku maha kaya, tapi aku masih takut.
    • Konsekwensi : Ngeblog mungkin akan disudahi karena saya akan berubah menjadi orang yang akan berlagak sok sibuk dengan kuliah, tau mungkin lebih rajin ngeblog yah ? Entahlah. * halah belum apa-apa sudah mikir ke sana*
  • Pilihan ketiga saya tetap di sini dulu, bekerja dengan posisi yang bukan pada apa yang menjadi wilayah kemampuan saya sebenarnya. Makan gaji buta karena banyak berbuat yang semau saya * termasuk ngeblog hehehe *
    • Keunggulan : Saya akan tetap menjadi orang yang bodoh di sini dengan hari esok akan menjadi orang yang menyesal dan memaki kesalahan saya sendiri dalam menyia-nyiakan waktu muda saya. Ngeblog pasti akan jalan terus * mungkin dink *
    • Kelemahan : Nggak ada tuh. Pilihan tepat kali ya ?
  • Pilihan terakhir, walah apaan ya ? Kemarin udah mikir tapi sekarang lupa. Ada yang bisa ngingetin🙂 Atau ada yang mau kasih pilihan lain ?

Kemaren sebenernya sudah ada kecondongan untuk menentukan pilihan dan tindakan. Tapi hari ini muncul lagi kerisauan, apa yang harus aku pilih ? Ini tetang hidup mati masa depanku. Lagian selain itu kalau ada yang mau bantu mikir ( yang mikir banyak otak ) saya yakin keputusannya akan jauh lebik bijak dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, dengan sedikit rasa malu karena cengengnya diri ini dalam memilih, saya meminta semua sodaraku, temen ngeblogku untuk meambahkan ide dan pendapatnya.

Help me please. Sekian terima kasih. *Dasar cengeng, nggak dewasa sama sekali tuh, ngrepotin banak orang saja* œ Kabur jauh-jauh sebelum ditimpuk massa œ

4 thoughts on “Berat

  1. kaya tanda-tanda mau hiatus juga ya … hehehehehe

    hidup hiatus …😀

    Haitus ? Nggak ada planning untuk itu tuh teh. Dan aku sebenernya merasa berat untuk itu, nggak pingin. Tapi kita lihat saja apa yang akan terjadi kelak.

  2. hidup adalah perjangan,semua tergantung amal dan perbuatan
    mantapkan niatmu luruskan hatimu,capailah cita – citamu dan raih impianmu dan semoga berguna untuk kamu dan saudara – saudara kamu
    !!#eits jangan lupa ma temen2 u ok!

    Keep on fighting gitu ya ?

  3. Tetep semangat dong, boss… habis berat terbitlah terang.. eh salah..🙂 Diniati berjuang -nya sebagai bentuk ibadah, semoga Gusti Alloh paring lancar dan dapet perubahan yang barokah😀

    Seneng udh bisa mampir kesini, salam hangat dari Afrika Barat
    ————–
    PS: Ohya, Warung yang lama ini akhirnya kembali di buka, setelah lama di tinggal mudik.

    Makasih dukungannya, eh komen ini sempet nyungsep di tempatnya bang ismet loh untung ketauan dulu

  4. Berat memang!! Tapi masih bagus, mas masih dikondisikan untuk bisa memilih. Karena ada lho yang menthok gak bisa ngapa2in. Jadi mas harus bersyukur masih bisa memilih. Lantas jika memang diharuskan untuk memilih, yakini aja semua ada konsekuensinya. Kita gak bisa untuk menyenangkan semua orang, boro-boro semua orang… menyenangkan keinginan kita aja perlu skala prioritas. Good Luck!

    Thanks friend

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s