| Alien pun mikir pendidikan di negeri ini |

Sore, pukul 18.xx tanggal 17 April lalu ada suatu cerita yang tak layak anda percaya 100% kebenaranya. Tersebutlah ada satu satuan alien yang sedang jalan-jalan menyusup ke bumi ini. Setelah terbang was-wus dengan kencangnya di permukaan bumi ini dengan hanya memperhatikan keindahan dan kemolekan alam bumi ini. Setelah mampir ke Tembok Besar Cina, Menara Eifel, Piramid dll. Tiba-tiba, ketika mereka baru akan berpindah dari Borobudur temple, di atas tepi sebuah hutan, mereka berhenti dengan sangat cepat dan kasarnya hingga Sang Kapten jidatnya memar menghantam kaca jendela. Sang kapten pun kaget bukan main kemudian bertanya pada Pilot ‘apakah yang sedang terjadi’ ?

Si Pilot bukannya menjelaskan dengan jelas. Ia malah meletakkan jarinya di depan mulutnya sambil berkata :

“ Quiet please, listen that ” sambil menunjuk ke bawah kesebuah rumah kecil di bawahnya. Setelah diperhatikan terdengar percakapan antara Joko Tole dengan ibunya Simbok-nya.

JT : mBok nanti setelah test kelas aku dan teman-teman mau piknik, yang ngadain sekolah mBok. Cepet bayarin ya mBok kan bentar lagi udah test.

Sbk : Piknik itu apa tho le kok musti bayar ? Apa piknik itu makanan yang enak yang biasa di makan orang-orang kota itu ?

JT : Oalah bMok piknik aja kok nga’ tau piknik itu pergi jalan-jalan plesir gitu lho mBok. Biar otak kita itu seger lagi mBok habis test.

Sbk : Lha terus bayarnya berapa le ?

JT : Sekitar dua ratus ribu lah mBok itu udah sama sangunya.

Sbk : Heh, dua ratus ribu le, mending nga’ usah ikut le uang segitu sudah cukup buat makan kita selama dua minggu le masak Cuma buat dolan, plesir tho le ?

JT : Tapi kalau nga’ ikut nanti gimana mBok saya khan malu sama temen-temen mBok. Kata pak guru harus ikut lho mBok khan setelah itu kita disuruh biat laporannya, kalo aku nga’ ikut apa yang aku laporkan mBok ?

Takut kepanjangan nih, singkat cerita meski dengan menahan muka yang memerah anak kelas 2 SMP itu harus mengalah pada simboknya dan demi menjaga agar tidak mati kelaparan perutnya tetap kenyang. “Urusan pak gurumu biar simbok yang menghadapim le” gitu kata simboknya.

Melihat semua itu para alien pun berdiskusi sebenarnya apa sih maksud si guru mewajibkan semua muridnya ikut. Buat apa sih piknik, mending seperti mereka yang pergi ke bumi untuk mengamati segala tindakan manusia sebagai persiapan Invasi mereka, ‘lebih bermanfaat’ gitu kata mereka.

Akhirnya dengan sejuta kebingungannya mereka pulang ke planetnya. Untuk apa piknik itu ? Hal itulah yang menyesakkan otak mereka.

Mohon untuk semua blogger yang basodara untuk dapat memberikan sedikit info kepada para alien tersebut, perlukah piknik untuk anak yang tinggal ditepi hutan, kekurangan dalam urusan makan, dan miskin seperti si JT ? Apa manfaat utama dari piknik selain hanya plesir dan buang uang ? Dan benarkah jika para guru berkata ‘ini wajib nak’, kalaupun dikaitkan dengan karya tulis bukankah hal itu hanya seperti mengarang, membuat cerita tak bermutu seperti cerita di atas yang dapat di kerjakan hanya dengan membaca kora di perpus sekolahnya si JT dalam tempo yang sesingkat-singkatnya ? Yang sumbernya dapat di liat di Inte…. -nga’ ada internet di hutan bung lagian cuma buang uang aja mending buat makan udah cukup buat sehari- . Ataukah piknik hanya suatu alasan bagi para guru untuk dapat pergi jalan-jalan dengan semurah-murahnya ? Singkatnya sepenting apakah piknik untuk pelajar ?

Itulah kebingungan si alien mari kita pikirkan bersama dan kita beritahu mereka (nga’ penting lagi, itu urusan mereka yang kurang kerjaan ikut masuk dalam cerita di atas).

4 thoughts on “| Alien pun mikir pendidikan di negeri ini |

  1. Menurut saya pake saja skala prioritas,
    jaman sekolah dulu ada kebutuhan primer,sekunder,tertier. makan termasuk kebutuhan primer , sementara piknik itu tertier…
    naah sudah ketemu kan jawabannya?

    @junthit
    lha klo gurunya bilang harus anak sekecil mereka kan terus bingung. ujungnya ngambeg deh

  2. piknik itu wajib nak hehehhe lah wong Allah S.W.T aja kasih keringanan bagi yang ngak mampu ini berani-beraninya guru ngasih kewajiban, apa mampu tuh guru ngasihh pahala dan hukumannya halah

    @wa wahyu
    Mau kali’ tau deh

  3. Lha aliennya juga senang piknik ke bumi hehehe…
    Jujur saja saya sedih mendengar kisah2 di atas…
    Apakah semuanya harus dengan menghambur2kan uang?

    #De King#

    Heh nga’ jadi jalan-jalan udah di coret, mereka kan menyusup untuk mengatur strategi menguasai bumi hehehe
    Mungkin mental bangsa ini memang begitu kali ya, suka hambur-hamburin uang (bener nga’ sih )

  4. Weleh…

    Itu Joko Thole kasihan. Dulu waktu Kang kombor SMP malah bilang sendiri sama Ibu. Sekolah akan mengadakan karya wisata sehabis tes. Tujuannya Jakarta. Aku nggak mau ikut, Bu. Ngapain buwang-buwang dhuwit. Mbayarnya kemahalan. Aku minta dikit saja buwat beli buku-buku untuk persiapan EBTANAS.

    Ealah… dhuwit buwat beli buku dapet, karya wisata tidak jadi karena para guru pada berantem sendiri gara-gara pada rebutan jadi panitia. Kan bathi nek dadi panitia karya wisata…

    #Kang Kombor#
    Tuh kan urusan kaya’ gini seringnya nga’ beres, para guru cuma cari enaknya sendiri, tapi aku yakin guru kita yang ini nga’ begitu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s